Thursday, 14 March 2013

Friday, 1 March 2013

Paket Kredit DP murah Daihatsu Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan lain-lain

Xenia D MT Deluxe DP 19 jt angsuran 3,6 jt
Xenia M MT Deluxe DP 21 jt angsuran 3,8 jt
Xenia M MT Sporty DP 23 jt angsuran 4,030 jt

Xenia X MT Deluxe DP 22 jt angsuran 3,9 jt 
Xenia R MT Deluxe DP 24 jt angsuran 4,2 jt
Xenia R MT Sporty DP 26 jt angsuran 4,450 jt 
Xenia R MT Attivo DP 27 jt angsuran 4,6 jt

Note : Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan


Friday, 22 February 2013

Mobil Tersendat-sendat? Cek Busi, Fuel Filter & Air Filter

Aditya Maulana - detikOto


Jakarta - Pemilik mobil keluaran tahun lama biasanya sering mengeluhkan terjadinya gejala tersendat-sendat atau endut-endutan pada saat mobilnya berjalan di RPM rendah dan masuk ke gigi 2.

Tapi hal itu juga bisa terjadi pada mobil baru yang kurang diperhatikan atau jarang dirawat.

Nah bagi Otolovers semua yang pernah mengalami hal tersebut tidak perlu khawatir dan panik. Anda hanya harus memeriksa beberapa part saja.

Seperti diungkapkan oleh Gatot Hira Wilasa pemilik bengkel Hescher's Automotive Service yang berada di komplek wisma anggaran Jalan A.NO 4 RT 001/001 Pondok Gede, Bekasi yang mengatakan penyebabnya tidak terlalu rumit.

Menurut mantan Training Instructor di Indonesia Driving Center (IDDC) yang kini membuka usaha bengkel sendiri itu, penyebab mobil jalannya tersendat-sendat atau endut-endutan pada RPM rendah itu bisa terjadi dari setingan mesin yang kurang pas.

"Minimal harus melakukan pengecekan pada mesin atau servis ringan," ungkap pria yang akrab disapa GT ini saat berbincang dengan detikOto.

Lebih lanjut, hal yang perlu diperhatikan yakni mengecek beberapa part yang dianggap dapat mempengaruhi kinerja mesin seperti mengecek busi, fuel filter dan air filter.

"Ketiga part itu yang bisa mempengaruhi mobil jadi terasa tersendat-sendat di rpm rendah," timpalnya.

Sementara itu, kalau semuanya sudah di cek biasanya pada kendaraan atau bengkel selalu mempergunakan alat scanner untuk mendeteksi seluruh sensor yang ada dalam system engine. Scanner akan memastikan utk "no trouble code" jika tidak ada masalah atau masalahnya sudah terselesaikan.

"Kalau semua itu sudah dijalankan sepertinya akan mobil akan aman dan tidak lagi ada endut-endutan diputaran bawah atau atas," tutupnya.

Awas! Pemakaian Aditif dalam Waktu Lama Tidak Aman

Aditya Maulana - detikOto


Jakarta - Sejumlah pemilik kendaraan sering tergiur dengan iklan-iklan yang ditawarkan oleh produsen aditif. Dalam iklan atau promosinya disebutkan dengan menggunakan aditif tersebut akan mendapat banyak keuntungan pada mesin mobil Anda.

Tapi hati-hati Otolovers pemakaian aditif dalam jangka waktu yang panjang ternyata tidak aman untuk mesin mobil Anda. Karena pada kenyataannya menggunakan aditif akan menimbulkan kerak yang menumpuk pada sistem pelumas mesin.

Seperti yang diungkapkan oleh Gatot Hira Wilasa pemilik bengkel Hescher's Automotive Service yang berada di komplek Wisma Anggaran Pondok Gede, Bekasi yang mengatakan kalau pemakaian aditif dalam jangka waktu lama itu tidak aman.

"Pemakaian aditif dalam waktu lama itu kalau menurut saya tidak aman karena bicaranya akan menggumpal. Walaupun promosinya akan mencair tapi kenyataannya tidak," tutur Gatot saat berbincang dengan detikOto.

Pria ramah yang akrab disapa GT ini mencoba membeberkan alasannya, menurutnya pada mobil-mobil tertentu seperti pada mobil injection akan ada nozzle/injector yang mekanismenya sangat sensitif atau lubang pengabutan sangat halus.

"Ini yang mengakibatkan mobil terasa tidak enak untuk dikendarai. Kerak-kerak yang menggumpal akan masuk ke sistem tersebut. Makanya pemakaian dalam jangka waktu lama itu tidaklah baik," lugasnya.

Bagaimana menghilangkan kebiasaan tersebut atau bagaimana caranya merawat mesin atau sistem pelumasan mesin yang baik?

Lanjut Gatot, ada baiknya selalu menjalankan servis rutin yang sudah disarankan oleh pabrikan mobil tersebut saja.

"Sebaiknya asalkan kita menjalankan service rutin saja pasti mobil akan aman dan tidak perlu menggunakan aditif segala macam," tutupnya.

Monday, 18 February 2013

Kenali Penyebab Keluarnya Asap Putih dan Hitam

Aditya Maulana - detikOto

Jakarta - Otolovers semua pasti pernah ada yang mengalami saat menyalakan mesin mobil di pagi hari lalu pada knalpot mobil Anda mengeluarkan asap tebal berwarna putih atau hitam.

Kira-kira apa ya penyebab keluarnya asap tebal berwarna putih atau hitam tersebut? Yuk Otolovers kita kenali penyebabnya.

Gatot Hira Wilasa, pemilik bengkel Hescher's Automotive Service yang berada di komplek wisma anggaran Jalan A.NO 4 RT 001/001 Pondok Gede Bekasi menuturkan keluarnya asap tebal berwarna putih atau hitam itu relatif standar. 

Hal ini terjadi karena dinginnya udara pagi hari akan membuat ruang bakar pembuangan menjadi dingin.

"Kalau terjadi seperti itu di pagi hari wajar, karena ini namanya proses kondensasi pembakaran mesin nantinya juga akan hilang sendiri dalam waktu beberapa menit," yakin pria yang akrab disapa GT ini saat berbincang dengan detikOto, Senin (18/2/2013).

Akan tetapi jika asapnya tidak hilang sampai dengan siang hari, lanjut pria ramah ini bisa diakibatkan oleh beberapa faktor.

Untuk asap putih bisa disebabkan oleh piston ring, mekanikal jeroan mesin yang harus di rechec ulang dan juga bisa karena faktor kehausan.

Sedangkan untuk asal tebal berwarna hitam pekat bisa disebabkan oleh pembakaran yang tidak sempurna atau kategori boros dan harus di cek pada bagian mesin atau minimal harus melakukan tune up.

"Itu berlaku untuk mobil berbahan bakar bensin, lain halnya kalau mesin diesel. Standar diesel proses akhir pembakaran asap memang hitam,karena dia bahan bakarnya solar," tandas Gatot.

Saturday, 16 February 2013

20 Mobil Terlaris Bulan Januari 2013

Syubhan Akib - detikOto


Jakarta - Di bulan pertama 2013 lalu ada 96.704 mobil yang terjual di Indonesia. Dari jumlah itu, mobil apakah yang menjadi mobil terlaris di Indonesia?

Pasar mobil Indonesia memang tengah berkembang dan tidak terbendung walau ada isu pembatasan atau kenaikan ambang batas uang muka. Penjualan mobil pun terus berkembang.

Dari hasil penjualan bulan Januari silam, Toyota Avanza masih memimpin pasar mobil Indonesia dan menjadi mobil terlaris setelah terjual 17.471 mobil di Januari silam.

Di bawah Avanza ada Toyota Innova yang terjual 7.383 mobil yang disusul saudara kembar Avanza, Daihatsu Xenia yang mampu terjual 5.905 mobil.

Sedangkan Suzuki Ertiga yang menjadi lawan Avanza-Xenia di Januari mampu terjual 5.457 mobil. 

Yang menarik adalah di segmen pikap kelas berat. Ford Ranger akhirnya berhasil menjadi raja di kelasnya mengalahkan Toyota Hilux.

Mau tahu apa mobil terlaris di Indonesia pada Januari lalu? Berikut 20 mobil teratasnya :

1. Toyota Avanza 17.471 unit
2. Toyota Innova 7.383 unit
3. Daihatsu Xenia 5.905 unit
4. Suzuki Ertiga 5.467 unit
5. Suzuki Carry MT 3.755 unit
6. Nissan Grand Livina 3.457 
7. Daihatsu Grand Max PU 3.336 unit
8. Mitsubishi T-120 SS Mini PU 2.791 unit
9. Toyota Rush 2.611 unit
10. Honda Jazz 2.337 unit
11. Mitsubishi L-300 pikap 2.512 unit
12. Toyota Fortuner 2.209 unit 
13. Honda CR-V 1.891 unit
14. Suzuki APV pikap 1.622 unit
15. Daihatsu Terios 1.600 unit
16. Toyota Yaris 1.529 unit
17. Suzuki APV 1.356 unit
18. Ford Ranger 1.037 unit
19. Mitsubishi Pajero Sport 1.008 unit
20. Daihatsu Gran Max minibus 993 unit

Harga Daihatsu Baru Surabaya Spesial bulan Februari 2013

Dapatkan penawaran menarik di 087822528239
Paket kredit DP mulai 16% all type
Luar kota ok